Jumat, 16 Januari 2009

PERKEMBANGAN EMOSI BAYI DARI BULAN KE BULAN

buat para ibu-ibu baru, yang baru aja melahirkan putra-putrinya atau yang punya bayi masih umur bulanan mungkin perlu mengetahui bagaimana perkembangan emosi bayi kita bulan per bulan agar kita bisa lebih siap dalam memberikan respons yang benar dan tepat agar si kecil tetap menjadi bayi yang gembira. so, baca info di bawah ini yaa....

- Bulan Pertama
Masa ini dimulainya pembentukan kecerdasan emosi/Emotional quotient (EQ). Peranan EQ untuk menumbuhkan rasa aman yang selanjutnya memupuk tumbuhnya percaya diri.

- Bulan Ke-2
Bayi mulai bisa mengungkapkan emosinya dengan tersenyum, umumnya jika perutnya kenyang, ingin bermain atau ingin merespons pembicaraan. Karena itu sering-seringlah bicara padanya.

- Bulan Ke-3
Kala gembira, kesal atau marah, bayi dapat mengeluarkan suara-suara seperti melenguh. Terkadang bayi berteriak-teriak, tak mau tenang untuk waktu lama, dan sebagainya.

- Bulan Ke-4
Reaksi emosi bayi sudah jelas. Bayi dapat mengomunikasikan kemampuan maupun kekesalan dengan gerak tubuh, rengekan atau tangisan beritmis, serta mimic muka, atau adakalanya berteriak-teriak. Bayi pun mampu merasakan emosi orangtuanya yang sedang sedih, marah, letih, dan sebagainya, termasuk mengenali raut wajah kedua orangtuanya. Memperlihatkan wajah yang ceria kepada bayi penting dilakukan untuk memberikan pengaruh pada keceriaan bayi.

- Bulan Ke-5
Banyak hal yang mampu dilakukan bayi di usia ini; memunculkan suara sebagai ekspresi rasa senang atau tidak senang; memberi respons dengan mengoceh atau tersenyum; membedakan wajah-wajah yang tersenyum, suara-suara ramah maupun yang menunjukkan amarah; mulai menikmati permainan; tersenyum ketika melihat bayangan di cermin; mengulurkan tangan minta digendong; menendang-nendangkan kaki; tertawa; main ludah atau melambungkan badannya ke atas dank e bawahsaat melihat bayi lain.

- Bulan Ke-6
Dapat membedakan orang dekat dan orang baru. Ia juga mulai mempunyai kesadaran akan orang asing maupun situasi yang asing sehingga ia akan takut dan menangis saat berada di sisi atau disapa orang yang belum dikenalnya. Mulai mampu tersenyum pada bayi lain yang ada didekatnya. Jika bayi lain menangis, ia akan merespons dengan sikap diam mendengarkan.

- Bulan Ke-7
Mampu melakukan permainan social seperti meminta perhatian dari lingkungan sekitarnya dengan mengeluarkan suara-suara, memperlihatkan rasa suka dan tidak dengan ungkapan suara maupun gerakan tubuh pada orang tertentu, objek maupun suatu tempat, dan saat diajak berbicara bayi bayi akan mengamati serta mengeksplorasi wajah orang dewasa yang mengajaknya bicara.

- Bulan Ke-8
Memiliki rasa takut pada orang yang baru dikenalnya; ia sangat mengenali wajah ibunya dan khawatir berpisah; tersenyum saat memandang wajahnya di cermin; dan senang dengan aktifitas menyenangkan.

- Bulan Ke-9
Bisa tertawa dan berekspresi senang terhadap kejadian yang menyenangkan, mampu menatap dirinya dalam cermin dengan ekspresi senang. Ia akan menjulurkan lidah, memegang mainan dan membolak-baliknya, memasukkan ke dalam mulut, merangkak kesana kemari, sebagai wujud rasa ingin tau.

- Bulan Ke-10
Senang dipuji atau diberi perhatian setelah melakukan sesuatu dan cenderung ingin melakukan kembali. Masih memiliki rasa takut, khawatir, dan rasa tak nyaman terhadap orang asing, orang yang tak ramah padanya, atau ditinggalkan orang terdekatnya.

- Bulan Ke-11
Mampu mengekspresikan permintaannya dengan menunjuk objek yang diinginkan; mampu memperlihatkan rasa suka dan tidak pada seseorang, objek maupun tempat; masih takut dan khawatir bila berpisah dengan ibu.

- Bulan Ke-12
Masih takut dengan orang asing dan berpisah dari ibunya; ia juga takut dicuci rambutnya, takut pada suara keras, takut pada sesuatu yang tiba-tiba bergerakdan lain-lain. Jika ia tak suka diperhatikan, ia akan rewel dan menangis. Bayi pun mampu memperlihatkan barang mainannya pada anak lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...